May it be an evening star
Shines down upon you
May it be when darkness falls
Your heart will be true
You walk a lonely road
Oh! How far you are from home
Mornie utulie ( darkness has come )
Believe and you will find your way
Mornie alantie ( darkness has fallen )
A promise lives within you now
May it be the shadows call
Will fly away
May it be you journey on
To light the day
When the night is over come
You may rise to find the sun
A promise lives within you now
*****
Malam yang meremang. Sesayup lantunan lagu dari Enya tersebut mengayuh-ngayuh di gendang telingaku. Kuputar ulang, lagi dan lagi. Sudah lama sekali tak kuputar lagu ini. Salah satu dari sekian lagu yang melekat di hati. Tak ada sesiapa. Tak juga sesuara lain yang terdengar. Terlalu banyak makna yang kupeluk dari liriknya. Aku berdiam saja sambil terus mengetikkan kalimat-kalimat ini, yang sesaat ke depan akan sudah menjadi usang. Detik ini pun akan sudah menjadi langkah yang tertinggal pada satu detik ke depannya. Adakah yang tahu akan kemana berakhir? No one, right?
Serupa malam, biarkan saja ia berjumput dalam kelam. Masih akan ada bintang di atas sana meski kadang cahayanya tak sampai padamu. Lalu kau merasa semua serba tersamar. Mungkin kali itu hanya awan yang menghalangi. Biar. "May it be when darkness falls, your heart will be true". Just keep on your faith. "Believe and you will find your way".
Image by google









