aku mencintai jingga

saat semesta dinaungi semburat yang mempesona

jingga, semesta menjingga

ketika lamat-lamat suara adzan menghitung detak jantung,

mengukir sebuah kata perpisahan kepada hari

wahai senja..

terimalah aku sebagai kabut

setia menantimu menyambut malam

menundukkan hati dalam-dalam hanya untuk Sang Pemilik Alam

meruntuhkan segala penat dan kesenduan

bersujud hanya untuk satu nama teragung

dan ketika jingga menutup tabir untuk hari ini,

aku ingin pulang di kala senja

kembali pada kisahku yang terukir di langit

hening dan abadi.

Senin, 23 Agustus 2010

Suatu Hari Nanti

Saat-saat menjelang tidur malam. Mungkin akan menjadi kerinduanku suatu hari nanti. Tiap malam, aku selalu menyempatkan diri untuk berbincang dengan mama. Aktivitas hari itu, perasaan-perasaan, uneg-uneg, masalah-masalah yang sedang dihadapi, semuanya, bahkan hal-hal sederhana seperti membicarakan ikan-ikan di akuarium yang makannya makin banyak, resep masakan baru, sampul buku, kacamata yang lagi-lagi aku lupa dimana meletakkannya, dan terkadang kami bernostalgia mengenang masa lalu. 

Sesekali kami berbincang hingga larut. Tak menyadari bahwa hari telah berganti menjadi hari yang baru. Tawa, belaian mama di rambutku, candaan, juga air mata mengisi percakapan kami. Ah, mama. Selalu saja ada banyak hal yang ingin kusampaikan padamu. Entah apa yang ada di benakku, ketika tiba-tiba aku menyadari bahwa akan datang hari-hari dimana kau tak lagi di sampingku. Sesak. Ada tangis yang tercekat di tenggorokan ini. Aku tahu, saat itu cepat atau lambat akan menghampiriku. Rambutmu telah banyak yang memutih, guratan-guratan yang menandakan telah banyak usiamu semakin jelas terlihat. Tapi yang tak pernah berubah, senyummu masih secantik dulu.

Mungkin seperti saat aku mulai mengenalmu sebagai ibuku. Saat kau menyapaku hadir di dunia 25 tahun yang lalu, saat kau melambaikan tangan pada gadis kecilmu yang akan berangkat sekolah, hingga suatu saat gadis kecilmu yang beranjak dewasa tak mampu lagi menjejakkan kakinya dengan leluasa, tak mampu menyisir rambutnya, bahkan tak mampu menyikat giginya sendiri. Masih senyum yang sama. Yang menurutku terkadang menyembunyikan luka, meskipun ia selalu terlihat cantik.

Malam, menjelang tidur. Kelak rinduku akan tersemat di sana. Menjuntaikan berbagai kisah panjang tentang kasih sayang seorang ibu. Seorang ibu yang telah mampu tersenyum kembali pada gadis kecilnya, yang berusaha keras menjadi wanita tegar seperti dirinya. Dan kini gadisnya tahu, kelak jika ibunya tak lagi menemani malam-malamnya, Tuhan tak pernah meninggalkannya sendiri.




43 komentar:

  1. kasih ibu memang sepanjang zaman....

    BalasHapus
  2. ya...Tuhan tak kan membiarkan kita sendirian, betapapun sulit dan pedih hidup kita...pun di saat kita penuh kebahagiaan dalam hidup...
    selalu dan selalu...dengan cara yang sederhana, Tuhan akan menyapa kita...selamanya..

    good post adikku...:)

    BalasHapus
  3. Begitu mulianya seorang ibu...tak akan ada sanggup yang menggantikannya...

    BalasHapus
  4. Uni...
    cukup sudah rindu akan makanan khas daerah, menggerogoti semangat anak kosan. sekarag di tambah dengan kisah kasih sayang seorang ibu.. tambah besar rasa ingin bertemu ibu di rumah... Tapi apa daya, liburan kuliah masih lama...

    BalasHapus
  5. aku sampe gak bisa koment nie hhe...

    Yupz, bener klo Ibu kita udah gak ada Tuhan tetep gak ninggalin kita....

    tapi sama kaya Nila aku juga cinta sama Ibuku..... Luv u Mom :)

    BalasHapus
  6. Camajuyas....iya..selalu ada


    Kak Diana....terima kasih ya kak :)
    Hanya Tuhan tempat bersandar...


    Fajar....iya Fajar, itu betul banget..


    Tito....oiya, tito jauh dari ibunya..
    sabar ya De..( gantian bikin tito kangen... :D )


    Ferdinand....Always love our moms..
    Dalam keadaan apapun hanya Tuhan yang selalu ada untuk kita :)

    BalasHapus
  7. Ibu, memikirkanmu, mengenangmu adalah hal yang paling mudah mencairkan air mata yang terkadang terlanjur beku karena nafsu. Ibu, aku rindu padamu.....

    BalasHapus
  8. Templetnya oke, postingnya juga oke. hebat!

    BalasHapus
  9. Ketika kita menghitung-hitung kasih sayang dari Ibunda, sepanjang masa dia sendiri tak pernah menghitung :)

    BalasHapus
  10. petani jabon mampir nich.
    salam....

    BalasHapus
  11. Ade...
    seperti kataku, nikmati tiap detik bersamanya, buat yang terindah untuknya.
    tanamkan pada diri beliau bahwa 'sang putri kecilnya' kini sudah dewasa.

    Ade...
    kurasa kau mengerti apa yang kusampaikan diatas
    salam - satrio

    BalasHapus
  12. bagai pinag di beLah dua, ngebeLahnya enggak tau deh pake apa ^_^. mirip banget terLihat kompak satu sama Lainnya, bareng2 narsis Lagi.
    untaian yg mencerminkan kebahagiaan dan kebanggaan terhadap seorang ibu yg sangat dicintai, kasih ibu sepanjang masa. saat masih daLam beLaian sampai sudah dewasa.

    BalasHapus
  13. mampir sob ada artikel baru

    BalasHapus
  14. Begitu banyak ane membaca tulisan kawan blogger ini pertama kalinya ane meneteskan air mata(bukan lebai)tpi memang ibu segala-galanya di muka bumi ini apa pun yg di berikan nya kepada kita dri materi smpai perhatian sekecil apa pun tak ada yg namanya pamrih smua ibu lakukan dgn ikhlas...naice post teh

    BalasHapus
  15. Begitu banyak ane membaca tulisan kawan blogger ini pertama kalinya ane meneteskan air mata(bukan lebai)tpi memang ibu segala-galanya di muka bumi ini apa pun yg di berikan nya kepada kita dri materi smpai perhatian sekecil apa pun tak ada yg namanya pamrih smua ibu lakukan dgn ikhlas...naice post teh

    BalasHapus
  16. wah...keluarga yg harmonis...
    salam kenal n izin follownya ya...

    BalasHapus
  17. suatu hari nanti
    aku ingat bgt tu kalimat
    kalimat yang sering diucapin ibu
    sayang, suatu hari nanti kau pasti jadi anakku yang bisa ibu banggakan, anak yang bisa membahagiakan orang2 yang mencitaimu, ibu yakin itu

    aku kangen ibu

    BalasHapus
  18. Mom emang paling hebat!. salut buat mama-mama kita yang dengan tulus sudah membesarkan kita. Hebat.. *jadi kanegn my Mom.. *hiks*

    BalasHapus
  19. Abi Sabila....iya, sebab air mata ibu pun sangat mudah mengalir untuk anak-anaknya :)


    Muhammad A Vi....terima kasih ya..
    Template blog ini banyak diperbaiki oleh sahabat blogger Om Rame..^_^


    Mas Inung....bener banget mas, walaupun kita menghitung kasih sayang dari ibu, sebanyak apapun itu, ternyata ibu kita ga pernah menghitung itu semua. Mungkin itu yang dinamakan dengan keikhlasan sejati :)


    jabon....trims ya...^^


    cahsiji....terima kasih ^^


    Mas Satrio....terima kasih sekali ya mas. Insya Allah kulakukan seperti itu :)


    om rame....masa sih om dek, bagai pinang dibelah dua, tapi kalau narsisnya sih iya.. :D
    Iya, sebuah kebahagiaan karena Tuhan memberikan seorang ibu yang begitu tulus :)


    mas kholiq....sip mas, trims ya ^^


    ariefborneo....Begitulah keikhlasan seorang ibu ya. Tak pernah sekalipun mengharap pamrih. Itu sebabnya Allah sangat meninggikan derajat seorang ibu :)


    Vivieck....Amin..
    trims ya ^^ n salam kenal kembali


    Aby....Amin, semoga harapan ibu bisa Aby wujudkan ya. Buat ibumu bangga dan bahagia. Harapan dan doa seorang ibu, Insya Allah diijabah oleh Allah :)


    Gaphe....banget !! ga ada yang menandingi ^^

    BalasHapus
  20. akan lebih berasa lagi, ketika kita menjadi orang tua, kasih sayang orang tua pada anak ternyata memang tidak bisa diukur dengan apapun

    BalasHapus
  21. wah seneng ya kayaknya bisa curhat-curhatan sama orang tua.....hmmm....
    saya terkadang suka malu, kalau ngomong ma ortu...he..he..he...

    BalasHapus
  22. I love emak!! karena itu sampai saat ini, aku slalu bimbang bila akan melangkah jauh dari emak (pokoke aku ga mau tugas jauh2 dari pulau sumatera). Dik, aku jadi rindu emak di Palembang.... Tetap tersenyum ya dik!! Emak memang is the best!!!

    BalasHapus
  23. Mas Pakies....mungkin nanti aku akan ada di posisi itu ya mas :)


    Bahasa Pena....mudah2an ga seterusnya malu dengan orang tua. Karena bagaimanapun mereka yang paling tahu siapa diri kita dan mereka yang paling bisa menerima apa adanya keadaan anak-anaknya :)


    Kak Ami....yupz, tetap tersenyum !! trims ya kak..
    we love our emaks.. ^^

    BalasHapus
  24. surga dibawah telapak kaki ibu, jasa seorang ibu tidak akan pernah bisa dibalas...

    alhamdulillah ramadhan kali ini aku bisa kumpul bersama ibu ku...sungguh nikmat yang tiada terkira se

    BalasHapus
  25. Hmmm..gak banyak yang mo dibilang Dek Nilla. Hanya sepenggal kalimat, itupun copast dari judul lagunya Jacko...

    "YOU'RE NOT ALONE...!"

    Salam Manis Selalu

    BalasHapus
  26. terimakasih mba ^_^ atas kunjungannya...suatu hari nanti semoga bisa saling bertemu...

    BalasHapus
  27. mampir malam mbak
    sahurr sahuurr sahuurr...
    hehe

    BalasHapus
  28. Ibu segala-galanya...mampir smbil bersantap sahur

    BalasHapus
  29. rizal....Syukurlah ya mas. Selamat berkumpul dengan ibu ya ^_^


    Mba Sriayu....mekasi kakakku..
    Salam manis juga :)


    mas aryadevi....Amin...terima kasih kembali mas ^_^


    Aby....selamat datang Aby..


    ariefborneo....setuju !! ^^

    BalasHapus
  30. Jd terharu nih...
    emang, dulu wkt aku kehilangan ibu, ampe skrg rindu itu sllalu datang...

    BalasHapus
  31. ketika semuanya berubah,
    ketika senyum cantik itu tak bisa lagi menghantarkan malammu,
    Tuhan pasti sudah mempersiapkanmu menjadi seorang wanita yg siap tuk hadapi hal itu..keep fight sista :)

    BalasHapus
  32. ketika semuanya berubah,
    ketika senyum cantik itu tak bisa lagi menghantarkan malammu,
    Tuhan pasti sudah mempersiapkanmu menjadi seorang wanita yg siap tuk hadapi hal itu..keep fight sista :)

    BalasHapus
  33. kasih ibu sepanjang masa....uh..i love u mommy..hiks..stlh merasakan sndr bgmn mnjd seorg ibu yg hrs bertanggung jwb penuh dg pertumbuhan putriku, ak jd mkn paham dg kasih ibu...tnx dah share nilla...btw, tnx ats doanya kemaren, putriku dh baikan skrg....tnx ya...tetap SEMANGAT!

    BalasHapus
  34. Gak bisa lagi berkata-kata :)

    BalasHapus
  35. ibu segalanya bagi aku, semua orang suatu hari nanti memang akan meninggalkan kita, kasih ibu selalu tulus kepada anak2nya

    BalasHapus
  36. emmm,,,,
    belum update nimbak?

    ngabuburit di dunia blog

    BalasHapus
  37. penghuni60....pasti rindu itu akan selalu ada :)


    Langit Biru....Amin...makasiii Erny ^_^


    Mba Tiwi....Alhamdulillah putrinya udah sembuh mba. Yup, tetap semangat ^_^


    e-alkes blog....^_^....


    mixedfresh....iya, ga diragukan lagi ketulusan seorang ibu :)


    Aby....ditunggu yaaaa ^^

    BalasHapus
  38. aku ingin bbuat baik pd ibuku sblm dia tiada

    bajuqueen.com

    BalasHapus
  39. Raini Munti....Itu kewajiban kita sebagai seorang anak bukan :)

    BalasHapus
  40. Subhanallah..blgnya bagus banget....salam kenal Dik, dari Surabaya

    BalasHapus
  41. Subhanallah blognya bagus banget....salam kenal dari Surabya Dik....

    BalasHapus
  42. Desi....trims mba ^_^
    Salam kenal kembali ya :)

    BalasHapus