aku mencintai jingga

saat semesta dinaungi semburat yang mempesona

jingga, semesta menjingga

ketika lamat-lamat suara adzan menghitung detak jantung,

mengukir sebuah kata perpisahan kepada hari

wahai senja..

terimalah aku sebagai kabut

setia menantimu menyambut malam

menundukkan hati dalam-dalam hanya untuk Sang Pemilik Alam

meruntuhkan segala penat dan kesenduan

bersujud hanya untuk satu nama teragung

dan ketika jingga menutup tabir untuk hari ini,

aku ingin pulang di kala senja

kembali pada kisahku yang terukir di langit

hening dan abadi.

Tampilkan postingan dengan label Antologi Kata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Antologi Kata. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Juni 2010

Sajak Penjaga Kebun

Oleh : Iswadi Pratama

barangkali kaulah yang harus mengatakan
mengapa kota ini mendadak menjadi sebuah taman
tempat dimana orang-orang ingin sekali
menanamkan dirinya sebagai rumput, bunga, atau pohonan
sementara kulihat engkau terus menjadi penjaga kebun yang buta
tak mampu membaca arah angin dan mencium bau cuaca
anak-anakmu terus tumbuh dan mulai gelisah
mereka ingin kau menjadi sebatang pohon besar yang penuh dengan buah
sedang kau cuma penjaga kebun yang tentusaja tak memiliki akar di pekarangan itu
lalu, suatu ketika, mereka akan mencabuti uban di kepalamu
dan menanamnya di atas ranjang impian sambil berkata :
" lihatlah, papa, aku telah menyelesaikan pelajaran di sekolah
dan akan membantumu tumbuh lebih baik sebagai sejarah "
lalu, di halaman rumahmu
akan melebat taman baru
dimana kau menjelma jadi pagar atau kupu-kupu.

Jumat, 18 Juni 2010

Gadis Peminta-minta

Oleh : Toto Sudarto Bachtiar

Setiap kita bertemu, gadis kecil berkaleng kecil
Senyummu terlalu kekal untuk kenal duka
Tengadah padaku, pada bulan merah jambu
Tapi kotaku jadi hilang, tanpa jiwa

Ingin aku ikut, gadis kecil berkaleng kecil,
pulang ke bawah jembatan yang mengulur sosok
hidup dari kehidupan angan-angan yang gemerlapan
Gembira dari kemayaan riang

Duniamu yang lebih tinggi dari menara Katedral
Melintas-lintas di atas air kotor, tapi yang begitu kau hafal
Jiwa begitu murni, terlalu murni
Untuk bisa membagi dukaku

Kalau kau mati, gadis kecil berkaleng kecil
Bulan di atas itu, tak ada yang punya
Dan kotaku, ah kotaku
Hidupnya tak lagi punya tanda. 

 

Selasa, 08 Juni 2010

Nasihat-nasihat Kecil Orang Tua Pada Anaknya Berangkat Dewasa

Oleh : Taufik Ismail

jika adalah yang harus kau lakukan
ialah menyampaikan kebenaran

jika adalah yang tidak bisa diperjualbelikan
ialah yang bernama keyakinan

jika adalah yang harus kautumbangkan
ialah segala pohon-pohon kezaliman

jika adalah orang yang harus kau agungkan
ialah hanya Rasul Tuhan

jika adalah kesempatan memilih mati
ialah syahid di jalan Illahi.

April, 1965